PELAYANAN MEDIS EKSTRASI VAKUM










Ramli Randan
SOP No Dokumen 224/SOP/GRC/III/2019
No Revisi 0
Tanggal Terbit 04 Maret 2019
Halaman 1/2
Klinik Pratama Rawat Jalan
Gracia
1. Pengertian

Persalinan dimana janin dilahirkan dengan ekstraksi tekanan negative pada kepalanya dengan menggunakan ekstraktor vakum. Merupakan tindakan obstetrik yang bertujuan untuk mempercepat kala pengeluaran dengan sinergi tenaga mengejan ibu dan ekstraksi pada bayi.

2. Tujuan

Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk melakukan ekstraksi vakum dengan benar.

3. Kebijakan
  • Keputusan Kepala Klinik Gracia Nomor 98/SK/GRC/I/2023 tentang
    Kebijakan Pelayanan Klinis
4. Referensi
5. Alat dan Bahan
6. Prosedur

Proses

Semua pelaksana pelayanan terampil dalam melakukan prosedur ini.

Bidan harus pastikan bahwa ekstraksi vakum memang perlu dilakukan, sesuai dengan protokol yang ditentukan.

Indikasi Penggunaan Vakum Ekstraktor

  1. Bila ada gejala / tanda gawat janin dan pembukaan serviks lengkap, kepala sudah di dasar panggul.
  2. Bila tidak mungkin merujuk dan adanya gejala / tanda persalinan lama, sementara kepala bayi sudah 2/5 di dalam panggul.
  3. Bila ada gawat ibu ( misalnya : preeklamsia berat, persalinan kala dua memanjang ), terpenuhiya persyaratan penggunaan vakum ekstraktor, dan tidka mungkin dirujuk.
  4. Bila kala dua lama dan janin baru meninggal ( tidak mungkin dilakukan bila janin sudah mengalami maserasi ).
  5. Operator harus sudah terampil, kompeten dan terlatih da;am prosedur ini.
  6. Siapkan semua peralatan dan hubungan satu dengan yang lain. Pastikan bahwa tabung vakum terhubung dengan baik dan katup pengaman berfungsi dengan baik.
  7. Cuci tangna dengan sabun, gunakan sarung tangan steril / DTT.
  8. Mintalah ibu untuk BAK, jika kandng kencingnya penuh. Jika tidak bisa lakukan kateterisasi dengan teknik aseptik.
  9. Baringkan ibu pada posisi litotomi. Bersihkan daerah genital dengan air matang.
  10. Dengan teknik aseptik, lakukan periksa dalam dengan hati-hati untuk mengukur pembukaan seviks dan menilai apakan ketuban sudah pecah. Ketuban harus dipecahkan bila belum pecah, sebelum mangkuk penghisap dipasang. Pastikan bahwa serviks sudah membuka penuh dan bahwa bayi tidak lebih dari 2/5 diatas simfisis pubis.
  11. Pilih mangkuk penyedot paling besar yang sesuai dengan ukuran. Tempatkan mangkuk dengan hati-hati diatas kepala janin. Pastikan bahwa mangkuk tidak diatas sutura atau fontanel.
  12. Periksa pemasangan mangkuk penyedot untuk memastikan bahwa tidak ada bagian serviks atau dinding vagina yang terjepit diantara mangkuk dan kepala bayi.
  13. Mulailah menghisap, sesuai dengan petunjuk penggunaan alat. Naikkan tekanan dengan perlahan, lalu pastikan mangkuk sudah mantap di kepala bayi sebelum mulai menarik.
  14. Periksa kembali apakan dinding vagina dan serviks bebas dari mangkuk penghisap.
  15. Pada his berikutnya, naikkan hisapan lebih lanjut. Jangan pernah melebihi maksimum 600 mmHg.
  16. Lakukan tarikan pelan tapi mantap. Jaga tarikan pada sudut 90 dari mangkuk penghisap.
  17. Bila pada dua kali tarikan mangkuk lepas atau bayi belum lahir setelah 30 menit atau 3 kali tarikan tidak terjadi penurunan kepala, segera dirujuk.
  18. Mintalah ibu meneran bila ada his, seperti pada persalinan normal.
  19. Periksa detak jantung janin diantara kontraksi.
PELAYANAN MEDIS EKSTRASI VAKUM
7. Diagram Alir -
8. Unit Terkait
  1. Pelayanan Umum
  2. KIA
Rekaman Historis Perubahan
No Yang Diubah Isi Perubahan Tanggal Mulai Diberlakukan