6. Prosedur |
- Menyapa pasien dengan ramah
- Anamnesa
- Menayakan dan mencocokan identitas pasie
- Menanyakan keluhan utama
- Menanyakan lokasi gigi yang sakit dan kapan mulai dirasakan
- Menanyakan sifat sakitnya, apakah :
- Terus-menerus
- Kadang-kadang (bila kemasukan makanan)
- Timbulnya rasa sakit
- Spontan (tanpa rangsangan)
- Adanya rangsangan (dingin, panas)
- Pemeriksaan
- Ekstra Oral
- Pipi : dilihat, diraba ada kelainan / tidak
- Bibir : dilihat, diraba ada kelainan / tidak
- Kelenjer lymphe : dilihat, diraba ada kelainan / tidak
- Intra Oral
- Gigi geligi : warna, posisi, karies, bentuk/ukuran
- Kelainan mukosa pipi (ulcus, lesi, radang)
- Langit-langit keras (kista, celah langit, tumor, eksostosis)
- Dasar mulut ( benkak, kista, ranula)
- Diagnosa
- Rencana perawatan
- Pulpitis reversible > Penumputan tetap
- Pulpitis Non Perforasi > Direct pulp capping + penumputan sementara. Pada kunjungan berikut atau setelah tidak ada keluhan sakit, dilakukan penumputan tetap
- Pulpitis perforasi > direct pupl capping + penumpatan sementara. Pada kunjungan berikut atau setelah tidak ada keluhan sakit, dilakukan penumpatan tetap.
- Pulpitis irreversible > Pengobatan/rujuk/ekstraksi
- Periodentitis Akut > Pengobatan
- Periodentitis kronis oelh karena Gangrenn pulpa/akar > ekstraksi
- Abses > Pengobatan
- Gingivitis atau periodentitis oleh karena kalkuklus > pembersiha karang gigi
- Gigi impkasi > rujuk
- Perawatan Fissure Sealant
- Gigi hilang > pembuatan prothesa / mahkota gigi
|