| 1. Pengertian |
Proses atau kegiatan pelayanan kefarmasian yang meliputi perencanaan,permintaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pengendalian, pencatatan dan pelaporan obat
|
| 6. Prosedur |
A. Perencanaan Perbekalan Kesehatan
- Apoteker merencanakan kebutuhan dengan memperhatikan metode konsumsi, epidemiologi dan formularium nasional.
B. Pengadaan Perbekalan Kesehatan
- Sistem pengadaan obat menggunakan metode ABC VEN : guna mendapatkan obat yang efektif & efisien serta terhindar dari penyerapan anggaran obat non esensial yg terlalu besar dan pembelian obat non esensial yg mahal.
- Apoteker melakukan pengadaan/penyediaan obat melalui jalur distribusi yang resmi yaitu melalui Pedagang Besar Farmasi (PBF) resmi dengan mempertimbangkan harga, diskon, dan ketepatan waktu.
- Pemesanan obat dilakukan satu minggu sekali (tentatif) dengan melihat kondisi buffer stock pada masing-masing item
C. Penerimaan Perbekalan Kesehatan
- Barang yang datang dari Pedagang Besar Farmasi (PBF) sebelum diterima, dilakukan pengecekan kesesuaian antara faktur dengan surat pesanan, serta pengecekan fisik barang (item, jumlah, kadaluwarsa) oleh petugas farmasi.
- Bila didapati ketidaksesuaian barang dengan surat pesanan, maka petugas farmasi melakukan retur pada PBF melalui petugas pengantar barang.
- Petugas farmasi membubuhkan paraf serta tanggal penerimaan barang pada faktur.
- Faktur diinput pada sistem komputer.
- Faktur disimpan sebagai arsip.
D. Pendistribusian Perbekalan Kesehatan
- Petugas farmasi mendistribusikan perbekalan kesehatan ke pelayanan umum, pelayanan gigi dan pelayanan KIA.
- Petugas farmasi melakukan pelayanan kefarmasian di unit farmasi
E. Pengendalian Perbekalan Kesehatan
- petugas farmasi mencatat perbekalan kesehatan yang masuk dan keluar pada kartu stok secara elektronik.
- kartu stok minimal berisi nama obat, tanggal kadaluwarsa, jumlah pemasukan, jumlah pengeluaran, dan sisa persediaan.
- petugas farmasi melakukan pengecekan stock perbekalan kesehatan setiap hari sebanyak sepuluh item.
- petugas farmasi mengontrol perbekalan kesehatan yang terdapat pada tiap ruang pelayanan setiap hari.
- petugas farmasi melakukan stock opname setiap tiga bulan sekali.
|