- This event has passed.
Sosialisasi Hygiene dan Sanitasi
NOTULEN :
KLINIK
® fasilitas pelayanan kesehatan yang memiliki resiko terjadinya penularan penyakit;
® penting untuk diadakan pengawasan terhadap tingkat sanitasi & hygiene agar dampak yang ditimbulkan dapat dicegah.
SANITASI
® adalah kegiatan yang mengacu pada praktik dan upaya untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan
® mencakup segala hal yang dilakukan untuk mencegah kontaminasi silang dan penularan penyakit melalui air, makanan, dan lingkungan yang tidak higienis
KONTAMINASI
adalah suatu keadaan di mana terjadi pencemaran atau pencampuran terhadap sesuatu oleh unsur lain yang dapat memberikan efek tertentu, yang biasanya berakibat buruk.
KONTAMINAN
Adalah segala sesuatu yang dapat mencemari
SUMBER KONTAMINAN
Contoh : udara dan air kotor, peralatan kotor, manusia, produk lain, ruangan kotor, dll
SANITASI
Meliputi :
® Kebersihan ruangan :
– Membersihkan ruangan secara berkala
– Menyimpan barang-barang sesuai tempatnya
– Menjaga kerapihan ruangan
– Sampah tidak boleh dibiarkan menumpuk
® Terdapat pengendalian hewan pengganggu/serangga (Pest control)
® Kebersihan mesin dan peralatan
– Membersihkan mesin/peralatan setelah digunakan
SANITASI
Meliputi :
- Pengelolaan limbah (non medis & medis)
- Menyediakan tempat sampah terpisah untuk sampah medis & non medis
- Pengelolaan limbah secara mandiri/bekerja sama dengan pihak ke-tiga
SANITASI
Contoh Bahan Sanitasi :
– Alkohol 70%
– Deterjen
– Desinfektan
– Air bersih (RO/PW)
Contoh Alat Sanitasi :
– Kain bersih
– Tissue
– Pel lantai
– Sapu
– dll
HIGIENE
adalah kegiatan yang mengacu pada praktik individu untuk menjaga kebersihan pribadi.
® menekankan pentingnya kebersihan individu dalam mencegah penularan penyakit, terutama melalui kontak langsung dengan orang lain atau benda-benda yang terkontaminasi
HIGIENE
® CONTOH HIGIENE :
- Kebersihan diri misal. mandi, potong kuku, kebersihan pakaian.
- Penggunaan APD (Alat Pelindung Diri
- Mencuci tangan menggunakan sabun minimal
- Makan dan minum hanya diperbolehkan di area tertentu.
Alat Perlindungan Diri (APD)
- merupakan perlengkapan penting bagi tenaga kesehatan yang bertugas di fasilitas Kesehatan
- APD digunakan untuk melindungi diri mereka dari potensi infeksi
- Penggunaan APD dapat berbeda-beda setiap orang sesuai dengan jenis pekerjaanya
Kesimpulan
- Baik sanitasi maupun hygiene memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah penyakit menular
- Program sanitasi hendaknya dilakukan secara konsisten dan berkala untuk menjamin mutu pelayanan
- Dengan menerapkan praktik sanitasi yang baik, seperti menjaga kebersihan air dan makanan, serta pengelolaan limbah yang higienis, kita dapat mencegah penularan penyakit melalui lingkungan.
- Sedangkan dengan menjaga hygiene pribadi, seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan tubuh, dan menggunakan masker, kita dapat mencegah penularan penyakit melalui kontak langsung.
Tindak Lanjut :
- Pembuatan SOP SANITASI Ruang yang berisi ada alat, bahan, dan metode sesuai yg di perlukan
- Jika Sudah SOP sanitasi perlu di Revisi perubahannya : Alat, Bahan, dan metodenya
- Kajian sanitasi, sanitasi sudah di jalankan akan di buatkan kajian nya cth dari Ceklis kebersihan harian
- Vogging utk Pengendalian Hama,serangga dan Hewan lainnya minta di buatkan jadwal pelaksanaan
- Apakah Vogging di lakukan oleh pihak ke 3 atau dilakukan sendiri dan perlu di siapkan alat dan bahannya saja”info dari pak jaid” sebagai salah satu program pestcontrol
FOTO : 